Teknik Backlighting yang eksotik

Memotret melawan cahaya biasanya dihindari oleh kebanyakan orang, karena kebanyakan memberikan hasil yang tidak memuaskan!!! muka orangnya jadi gelap, tidak terlihat. Apa bagusnya foto kok, muka orangnya tidak terlihat!!! Pendapat itu tidak 100% benar, karena dengan teknik foto yang baik dan memang disengaja, motret melawan cahaya akan menghasilkan foto yang spektakuler.  Saya sudah menulis dua artikel mengenai hal ini sebelumnya (lihat artikel sunset atau sunrise dan Siluet) dan saya masih merasa belum cukup,,,habis banyak sekali kreasi yang bisa dihasilkan dari motret melawan cahaya atau biasa disebut dengan cahaya dari belakang subjek foto kita (backlighting).

backlit1

“sepedahan”…Jalan-jalan sepedahan dengan anak-2, pas ada gundukan tanah! Langsung suruh diam sebentar. Motret sambil jongkok dan ukur cahaya di langit…Jadi deh..backlighting

Sunset, sunrise atau siluet semua adalah hasil foto dengan memanfaatkan backlighting. Tetapi backligting sendiri tidak harus ada matahari dibelakang subjek. Asal ada sumber cahaya yang terang di belakang subjek sudah cukup dia untuk jadi ajang kreatif kita. Jadi ketika anda sedang hunting foto, selagi ada sumber cahaya, jadikan backlighting sebagai bagian dari hasil jepretan outdoor foto anda….

backlit

Tree menmotret udah kesiangan, langsung ajah arahkan kamera ke atas, ukur langit dan jepret. Olah sedikit pake photoshop, jadi deh..

Ingin belajar fotografi online yang murah dan effektif ? saya sudah buatkan khusus untuk anda di fotoindah.com

Iklan

optimalkan TRIPOD anda

Bagi para pencinta ourdoor photography, Tripod sudah menjadi alat bantu yang sangat berguna untuk menghasilkan karya foto yang indah.  Alat berkaki tiga itu berguna untuk menyangga berat bodi kamera dan lensa agar kokoh dan tidak goyah dan bergetar ketika kita memotret.

tripod1

“Golden Skin”…Tanpa Tripod, foto makro seperti ini, susah banget dapet fokusnya.

Ada beberapa kondisi wajib yang mengharuskan kita menggunakan tripod, misalnya:

  1. Ketika kita memotret dengan kecepatan yang rendah, sehingga kalau kamera dipegang oleh tangan kita, bisa dipastikan hasil foto pasti burem/blur karena getaran tangan kita.
  2. Ketika kita memotret dengan lensa tele. Biasanya lensa tele makin panjang makin berat. Sehingga dengan kecepatan 1/250 detik pun masih bergetar kalau motretnya tanpa tripod.
  3. Ketika motret Close up tanpa flash. karena susah sekali kalau tanpa tripod, posisi lensa bergerak sedikit saja, perubahan akan hasil foto sudah sangat signifikan, Ya,,, burem lah atau komposisi foto jadi ngaco.
  4. Ketika kita ingin memotret dengan hasil yang lebih baik!!! mengapa? Dengan menggunakan tripod biasanya mau tidak mau, kita dipaksa untuk lebih teliti, konsentrasi dan selektif dalam membingkai foto. Beda kalau kamera ada ditangan, reflek kita biasanya langsung jeprat-jepret tanpa banyak evaluasi atas subjek yang kita foto.
  5. Ketika kita menginginkan Dof yang tinggi.

tripod

“silk road”…Tanpa Tripod, foto speed rendah seperti ini jadi mission impossible

Ada banyak sekali pilihan Tripod di pasar, apabila anda ingin serius motret outdoor, berikut saran saya untuk pilihan Tripod yang banyak bermanfaat dalam mengekspresikan kreatifitas foto outdoor anda:

  • Apabila budget anda memadai, belilah Tripod branded yang diperuntukkan untuk profesional dengan ciri-2: bagian-bagian tripod dijual terpisah (kaki, head dan realease).
  • Apabila budget terbatas, belilah Tripod kelas menengah yang biasanya dijual sudah lengkap semua komponen tripodnya. Ini beberapa tips untuk memilih Tripod kelas menengah:
  • – Rentangkan ketiga kaki tripod secara maksimum, lalu anda tekan bagian atasnya untuk mengetes kekokohannya. Apabila meletot, jangan dibeli.
  • – Pastikan dudukan kameranya kokoh (tempat kamera dipasang di tripod), sebaiknya jangan terbuat dari plastik, karena biasanya getas dan mudah patah.
  • – Pilih Tripod yang kaki-kakinya dapat dibuka secara maksimum sampai rata dengan tanah, sehingga bisa untuk memotret dari low angle (makin pendek jaraknya dengan tanah makin bagus)
  • – Kerusakan yang sering terjadi pada tripod adalah komponen pengunci kaki-kaki yang mengatur ketinggian Tripod, Jadi pastikan penguncinya kuat.

tripod3

“Nice Evening” warna senja dan dof yang tinggi bisa dapet karena kamera aman di tripod yang kokoh

Memang agak risih apabila ketika hunting foto harus bawa-bawa tripod, apalagi kalau sedang motret sendirian. Tapi cuek ajah, repot sedikit tapi puas pas melihat hasilnya. Dari pada nyesel, dapet subjek foto bagus, waktunya bagus, eh terkendala hanya karena tidak bawa Tripod…..Padahal dalam  fotografi outdoor, waktu yang tepat adalah faktor signifikan untuk hasil foto kita….suruh ulang lagi, belum tentu dapet moodnya.

Ingin belajar fotografi online yang murah dan effektif ? saya sudah buatkan khusus untuk anda di fotoindah.com

Memotret “Pola (Patern)”

Bagi para pecinta fotografi outdoor, mata kita sering tertarik pada pemandangan atau objek di sekeliling yang  unik. Salah satu hal yang paling sering menarik perhatian mata adalah “adanya suatu pola” dari pemandangan atau area tertentu. Pola itu biasanya terdiri dari susunan benda/cahaya/warna atau apapun yang membentukan suatu konfigurasi tertentu yang cenderung berurutan atau berulang.

Apa yang menarik dari foto yang dibentuk dari Pola tertentu? Kalau saya sih senang karena unik. Mata pemirsa seperti dibimbing disuatu objek tertentu sesuai susunan pola yang ada. Pola juga menarik karena sangat membantu dalam membentuk perspektif dari hasil foto kita.

Biasanya kalau memotret suatu pola dibutuhkan Dof yang tinggi, agar semua susunan pola terlihat jelas. Tapi tidak harus seperti itu, kita juga bisa membatasi Dof dari pola tersebut, sehingga hanya tajam/jelas di area tertentu dari pola yang ada. Tetapi yang jelas, memotret pola sebaiknya menjadi salah satu perhatian kita ketika berada di suatu tempat, dan tentunya dengan kamera sudah siap untuk jeprat-jepret.

Berikut foto-foto jepretan saya terkait dengan “Pola” sewaktu di Kota Mekkah, Mina dan Jeddah.

pola

Pilar-pilar masjid apung di Laut Merah ini membentuk pola, sehingga membantu perspekti dari foto ini. Mata kita dibimbing untuk semakin ke dalam sesuai jejeran pilar, mulai dari yang depan sampai yang belakang,,,ditambah lagi adanya lampu-lampu putih dipilar yang juga sangat membantu untuk menguatkan pola yang ada.

pola1

Ini adalah terowongan Mina yang terkenal itu. Lampu-lampu penerangan terowongan ternyata membentuk pola dan garis arah, sehingga membimbing mata untuk menuju ujung terowongan.

pola2

Pilar-pilar Masjidil Harom, benar-benar mempunyai pola yang seragam. Otomatis membimbing mata mulai dari pilar terdepan sampai ke belakang.

Ingin belajar fotografi online yang murah dan effektif ? saya sudah buatkan khusus untuk anda di fotoindah.com

Motret Malam Hari

Sensasi motret suasana malam hari memang luar biasa, karena hasil fotonya nyaris tidak sama dengan apa yang kita lihat dengan mata telanjang. Hal ini hanya bisa dilakukan apabila kita menggunakan mode kecepatan yang rendah. Walhasil,,,apabila gerakan bendanya konstan, maka akan terbentuk lingkaran. apabila gerakannya lurus, maka akan terbentuk garis lurus atau meliuk-liuk.

kec-rendah1

” Yoyo”

Alat penting untuk hasil foto yang bagus pada motret malam hari adalah Tripod. Makin kokoh tripod kita akan semakin baik, karena ia dapat menahan goncangan-2 karena angin. Kendalanya hanya nenteng-2nya repot. Tapi repotnya akan terbalas dengan hasil foto yang memuaskan.

Lensa yang digunakan bebas. mulai wide sampe tele bisa kita gunakan.

kec-rendah

“Wahana Rajawali”

Anda pernah ke Dufan? sekali-sekali pulangnya sampai ia tutup. Karena banyak sekali objek foto malam yang menarik dari wahana-wahana yang ada di Dufan…Kalau malam wahana itu dibingkai dengan lampu yang berwarna-warni…dan Hasilnya,,,,ini beberapa jepretan saya.

kec-rendah2

“Tornado malam hari”

kec-rendah4

“Alap-alap”

kec-rendah31

“tahan api”…Beruntung pas ada rombongan manusia api yang keliling di area Dufan

Ingin belajar fotografi online yang murah dan effektif ? saya sudah buatkan khusus untuk anda di fotoindah.com

Teknik Framing

framing3

“Qiblatain”….pohon paling sering dijadikan sebagai frame

Teknik framing adalah teknik yang sering digunakan untuk membimbing pemirsa foto menuju POI. Subjek foto kita bingkai sedemikian rupa sehingga persis seperti bingkai foto.

framing

“Perahu nelayan”...motret dari kolong jembatan,,kolom-kolom penyangga jembatan saya jadikan frame.

Beberapa tips dalam framing berikut mungkin berguna:

  • Ukur subjek foto anda, bukan framenya.
  • Jangan sampai framenya lebih menonjol dari subjek foto kita (misalnya: framing lebih gelap dari subjek foto).
  • Gunakan properti yang ada di sekitar untuk framing. untuk itu, sebaiknya kita berkeliling di sekitar subjek foto, cari sesuatu yang bisa kita jadikan frame/bingkai.
  • Berkreasilah,,,yang penting framing.

framing21

“Nabawi” …pintu masuk saya fungsikan sebagai framing, eh dapet refleksi dari marmer di depannya.

framing1

“ciluk ba”…pintu masuk di salah satu candi di Komplek Prambanan.

Ingin belajar fotografi online yang murah dan effektif ? saya sudah buatkan khusus untuk anda di fotoindah.com

Memotret Refleksi

Ini bukan pijat refleksi, tapi istilah refleksi oleh para penggila outdoor foto langsung terkonotasi pada air tenang yang dapat memantulkan pemandangan diatasnya secara sempurna,,,seperti kaca!

refleksi1

“Padepokan”…refleksi yang bagus kan. Pagi hari, pake tripod di Mandalawangi-Cibodas.

Saya sering berfikir, untuk dapat suatu subjek foto dengan bonus refleksi seperti keberuntungan. Karena ada lokasi yang saya datangi berkali-kali, tetapi danaunya tidak selalu sempurna memberikan pantulan. Kadang timbul, kadang engga! ya,,,itu. Untung-untungan.

refleksi

“Sepi”…refleksi yang bagus, ini motretnya pagi hari dan pake tripod yang kokoh.

Memotret pemandangan dengan bonus refleksi, hampir sama dengan prosedur motret pemandangan pada umumnya. Gunakan saja mode yang berdiafragma yang kecil. Lakukan pemotretan sebanyak mungkin dengan sudut pandang yang berbeda-beda. Menggunakan lensa wide suatu keuntungan, karena kita bisa menangkap semua elemen dalam bingkai foto kita. Tetapi, apapun itu, ingatlah  selalu pesan orang dulu,,,,sederhana. Jadikan foto kita sesederhana mungkin…Simple is gampang!!!!

refleksi31

“Bermain perahu”…refleksinya tidak sempurna, karena riak dari dayung,,,but masih ok lah.

Ingin belajar fotografi online yang murah dan effektif ? saya sudah buatkan khusus untuk anda di fotoindah.com

Memotret Tekstur…

tekstur2

“nangke lande”…tekstur yang sudah familiar, kulit nangka

Salah satu kelebihan lensa makro adalah dapat menonjolkan tekstur suatu benda…(halah,,,kok tidak ada basa-basinya!). Benda yang biasa saja bisa menjadi tampak fotogenik kalau di close up teksturnya. Hanya saja, hasil foto atas tekstur suatu benda biasanya “nyeni” dan belum tentu semua orang suka. Hanya segolongan orang yang “nyeni” saja yang tahu indahnya (hi..hi…membela diri nih). Karena sejatinya, kalo ngomong foto ya harus ada orang di dalamnya ,,,,baru itu menarik!  Apalagi orang yang ada di dalam foto itu adalah dia yang melihat foto itu,,,pasti foto kita di bilang bagus.

tekstur

“Kulit Pinus”….agak blur, karena tanpa tripod (mode: bela diri)

Udah,,,ah. Mari kita bicarakan tekstur. Fokus pada tekstur dapat dijadikan ide foto kita. saya suka iseng menetapkan tema tekstur pada waktu-waktu luang hunting foto saya. Misalnya, minggu keIII saya menugaskan diri saya sendiri untuk motret 10 tekstur benda yang berbeda. Tujuannya supaya saya terus bergairah motret dan mata selalu terlatih untuk melihat benda-benda yang fotogenik.

tekstur1

“Kulit dinosaurus”……ah,,,hanya batang pohon kok.

Teknik foto yang sering saya gunakan untuk motret tekstur simpel saja. Prinsipnya, pastikan ketajaman cukup . Kalo ada tripod,,,lebih nyaman lagi, karena kita bisa motret dengan diafragma yang lebih kecil lagi. Biasanya makin geradakan (tidak rata) objek foto, maka tekstur makin terlihat Ok. Kadang gradasi warna diobjek juga menambah menarik hasil foto tekstur kita. Kalo ada lensa makro, motretnya lebih nyaman, kalau tidak ada,,,ya beli dulu lah….

Mari berburu tekstur, setelah dapet lalu pergi ke tukang jahit !!!^#@>:”

tekstur3

“Dataran Planet Mars”….besi yang sudah berkarat

Ingin belajar fotografi online yang murah dan effektif ? saya sudah buatkan khusus untuk anda di fotoindah.com

indahnya fotografi

%d blogger menyukai ini: