Arsip Kategori: fotografi

Foto selfie yang lebih asyiiik yuuk (2)

Tulisan pertama (1), sudah kupas sikit ide selfie dengan memanfaatkan kontras dan backlight. Sekarang akan saya sharing tambahan ide agar selfie kamuh lebih manteb lagi.

Low Angle

Seringnya kan selfie ambil sudut pandang dari atas kepala kita. Apalagi klo pake tongsis. Awalnya sih oke, lama lama mbosenin. Yuuk bereksperiman dengan menempatkan HP di bawah kepala kita. Manfaatkan gambar yang muncul untuk mencari sudut pandang dan posisi kepala yang pas, agar hasil foto tampak lebih fotogenik.

Karakteristik Low Agle, pasti akan menampilkan ruang kosong yang banyak sebagai latar belakang. Misalnya langit atau bagian atas ruangan/prafon. Sehingga, pastikan latar belakang tadi dimanfaatkan maksimal dan penting untuk menempatkan wajah di bagian yang pas dari bingkai foto kita.  Agar hasil foto lebih dinamis, saya sarankan jangan menempatkan wajah kita tepat di tengah-tengah bingkai foto. Manfaatkan Langit biru dipagi hari untuk foto low angle ini.  Atau klo pas beruntung, sering tuh, payung-payung pada digantung-gantung.

 

 

 

Manfaatkan Bayangan (shadow)

Memotret bayangan, biasanya meninbulkan kesan yang berbeda. Karena warna hitam/coklat/abu-abu memberi emosi yang misterius pada hasil foto. Nah, sekalian saja manfaaatkan kesan itu, agar menjadi benar-benar unik dengan mimik yang “serius”. Cara motretnya simpel banget. Tinggal tempatkan wajah kita di area di mana bayangan dan cahaya bersebelahan.

Untuk membuat bayangan menjadi pekat. Gunakan aplikasi foto gratisan ajah (misal VSCO atau Snapseed).  Caranya: Exposure, shadow dikurangi dan kontras ditambah.

 

Manfaatkan Refleksi atau pantulan.

Ini juga cara menampilkan selfie yang tak kalah menarik dan seru.  Karena, wajah kita tampil dari hasil pantulan benda atau apapun yang punya kemampuan untuk membuat refleksi. Kita bisa gunakan  genangan air, kaca mobil, stenlissteel atau kaca mata !

Okeh, mudah-mudahan jadi tambahan ide untuk berselfie ria.

Semangaad

Budi Purnomo

Founder www.fotoindah.com (belajar fotografi online)

 

 

 

 

Iklan

Foto Selfie yang Lebih Asyiiik yuuk (1)

Melihat orang sedang asyik berselfie ria, sudah menjadi pemandangan yang biasa. Lokasi selfie pun tidak mengenal tempat. Di mana dan kapan saja, selfie jalan teruuzzz. Hehehe.

Hanya saja, klo tidak ada inovasi dan kreatifitas. Lama-lama mbosenin juga. Apalagi klo pose itu itu ajah. Paling paling gonta ganti mimik, Menyon-duck face-senyum-macem-macem lah. Bisa jadi, kita yang moto pun bosen ngeliatnya (apalagi pemirsa !!!).

Keuntungan foto selfie kan,  kita bisa melihat langsung “akan jadi seperti apa foto kita”. Nah, yuuk manfaatkan itu untuk bikin selfiean kita lebih unik. Yuuk kita bahas dikit tekniknya.

Manfaatkan Kontras

Kontas adalah perbedaan terang gelap.  Untuk selfie yang lebih unik. Coba deh, ketika cahaya berlimpah datang dari depan. Jangan selfian dengan seluruh cahaya terpapar di wajah. Ubah posisi, sehingga hanya sebagian wajah saja yang terkena cahaya. Hasilnya, yang terkena cahaya akan terlihat lebih terang. Efeknya, Selfie tampak lebih unik dan ada kesan penasaran dan misterius.

 

Manfaatkan back light.

Kalau tips selfie yang pertama posisi wajah hanya miring terhadap datangnya cahaya. Tips yang ini, lebih ekstrim.  Kita tempatkan HP melawan arah cahaya datang (back light). Istilah yang sering dipakai. Foto dengan melawan cahaya.

Lha…wajah kita tidak kelihatan dong !!! Iya, memang itu hasil yang diharapkan. Kita ingin memotret siluet dari lekuk-lekuk wajah kita.  Hasil selfie akan lebih dramatis lagi, apabila cahaya yang kita tantang tadi adalah cahaya dari sunrise atau sunset atau lampu-lampu billboard di tengah kota.

Ok, mudah-mudahan bermanfaat dan bisa segera dipraktekkan. Saya akan lanjutkan Tips Selfie lainnya pada tulisan berikutnya ya.

Mau cari ide selfiean lagi neh.

Semangat

Budi Purnomo

Founder www.fotoindah.com (belajar fotografi online)

Motret di pantai

Liburan ke pantai memang paling asoy. Apalagi sembari hunting foto ala nyetrit. Sudah kebayang serunya. Itu yang ada di kepala saya ketika ambil liburan bareng keluarga di Marbella Anyer pekan lalu. Saya sengaja booked 3 hari 2 malem, sehingga liburan dan hunting fotonya lebih nyantey.

Kebayang padatnya orang bermain dipantai waktu sunrise dan sunset. Sy sampe bingung mau moto kayak gimana ya? Akhirnya, sy moto ngikutin naluri, mata dan langkah kaki ajah. Tanpa target !!! tapi harus tetep dapet dokumentasi liburan keluarga plus gaya street photo.

Alhamdulillah, Cahaya matahari berlimpah, sehingga nyaman untuk bermain kontras dan bayangan plus siluet tentunya.

Peralatan foto yg sy bawa simpel banget. Si mungil fujifilm x100t dengan lensa 35mm fixed dan 1 eksternal flash mini. Sy setting Aperture priority f/8 dan ISO 800. Auto Focusing kadang pakai area kadang multi.

Selanjutnya…jepret jepret ajah..sampe sd card 16GB habis hanya dengan seharian moto (pagi dan sore).

Mudah2an share fotonya memberi inspirasi utk anda.

Oh ya, rekomended lho di Marbella Anyer… sewa kamarnya ndak terlalu mahal dan cukup nyaman. Para pedagang dan penyewaan permainan airnya, menjual produk dan jasanya cukup ekonomis. Asoy lah.

Semangaad.

BudiPurnomo

Founder www.fotoindah.com (belajar fotografi online)

street photo memang beda (2)

Cover strategy.

Motret anak2 lagi maen futsal dari pinggir lapangan sebenarnya sdh cukup. Tapi….. kadang emosi dan stretch nya gak dapet. Walaupun pake lensa tele.

Supaya dapet sudut pandang yang real dan ada emosinya. Maka sy pun ikut Maen futsal bareng bocah2 di lapangan. Tentunya sampel jepret sana sini dengan si mungil x100t.

Walhasil…. anak2 merasa tidak terganggu. Dan sy pun dapet foto2 dengan sudut pandang pemain (bukan angle penonton). Plus bonus ikut olah raga dan keringetan.

Semangaat
BudiPurnomo

[ founder www.fotoindah.com (belajar fotografi online)

street photo memang beda

Perlu nyali dan people skill.


Sejak seriusin street photo, sy sdh komit dengan sistem 1 kamera 1 fixed lens. Sy pilih fujifilm x100t. Kamera mirrorless dengan lensa fix 35mm dan tak bisa dilepas tukar.Dulu sy senang pake lensa tele 70-200m… nyaman, bisa moto orang sambil ngumpet. Sekarang, dengan lensa 35mm. Saya harus mendekat ke subjek foto klo mau bikin portrait. Plus tantangannya, kebanyakan yang sy foto adalah orang asing.

Kebayangkan. Moto orang asing, dari jarak dekat, posisi kamera di depan mukanya dan bahkan, kadang saya pakai flash pula. Seringnya sih sy minta ijin dulu. Tetapi sering juga…. moto dulu baru ijin plus senyum.

Setelah banyak percobaan… akhirnya saya berkesimpulan. Street photo model portrait ini, lebih dari sekedar memotret. Ia menuntut nyali plus pengetahuan lebih dalam mengenai people skill.

Karena kalo street photo hanya motret candid orang dari jauh atau dari belakang/samping mah, kadang gak seru dan bikin boring.

Para master street photo berpesan. Dekatilah subjek foto mu, maka hasil foto mu akan lebih baik dan bernilai.

Bagaimana? Siap lebih dekat lagi?

Silahkan share kalo anda rasa artikel ini bermanfaat juga utk orang lain.

Semangaat
BudiPurnomo

[ founder www.fotoindah.com (belajar fotografi online)

street photo juga perlu tetap sederhana

Tetap SEDERHANA

Hampir semua genre fotografi mengedepankan kesederhanaan.

FOTO YANG SEDERHANA ITU CENDERUNG LEBIH INDAH.

Sederhana dalam hasil foto itu bisa berupa:
– latar (depan dan belakang) yang sederhana.
– elemen yg sedikit saja (gak banyak warna, gak banyak pola atau gak perlu banyak banyak yang ditampilkan.
– subjek utama kita muncul dengan tegas.

Salah satu cara membuat foto yang sederhana adalah menentukan sudut pengambilan foto yang tepat. Biasakan motret dengan multi posisi. Kuncinya adalah mau bergerak. Coba sudut pandang dari kiri, kanan, atas, bawah, sejajar, agak miring dan lain sebagainya.

Siap dipraktekkan!

Semangaat
BudiPurnomo

[ founder www.fotoindah.com (belajar fotografi online)

Artis visual

Seni visualisasi.

Fotografi bukan hanya sekedar melukis dengan cahaya. Lebih jauh lagi, fotografi benar benar suatu seni visualisasi seperti halnya lukisan.

Utk fotografi modern, komponen cahaya bisa dijabarkan menjadi banyak elemen dalam bingkai foto. Cahaya bisa berupa warna warni, desain grafis, garis, shape, form, gesture, mimik, emosi dan banyak lagi yang lainnya.

Nah, sebagai seniman visual. Tugas pemotret lah yang merangkai elemen elemen cahaya itu agar padu padan dalam komposisi foto yang bernilai.

Jadi….. fotografer jaman now, bukanlah hanya sekedar tukang foto. Tetapi ia sejatinya adalah seorang visual artist…. kewren kan!

Artikel ini bermanfaat?
Silahkan share ke teman teman anda.

Semangaat
BudiPurnomo

[ founder www.fotoindah.com (belajar fotografi online)