Uniknya Street Photography (1)


Mempelajari dan memotret di jalanan seperti belajar mengenai manusia (lagi). Banyak sekali tipe orang dengan berbagai karakter yang dijumpai. Mulai dari bocah sampai dengan kakek-kakek. Dari orang berada sampe bertidakada. 

Karena objek utama street photo adalah orang asing yang tidak kita kenal. Bisa dibayangkan, semakin perlunya kita belajar beretika, bersosialisasi dan elmu lain terkait hubungan dengan manusia.

Artis Jalanan, Bandung 2017

Motret makro, landscape atau arsitektur. Tidak akan ada rasa khawatir atau takut objek foto akan marah atau menolak utk difoto. Di Street Photo, peluang anda dimarahi, dipelototi atau dikomplen subjek foto akan muncul. Itu sebabnya masih banyak hobies streetphoto yang motonya candid atau dari belakang atau pakai lensa tele.  Atau memotret (maaf) pengemis dan gelandangan yang seolah olah mereka identik dengan jalanan.

Depan Gedung Sate Bandung 2017

Walaupun hal di atas tidak masalah. Tetapi (menurut sy), memotret sperti itu seperti membatasi kita utk hasil foto yang maksimal (terutama utk foto portrait).

Di acara kondangan temen, Bekasi 2017

Pada kenyataannya di lapangan, sebagian besar orang kita, tidak masalahkan klo di foto kok. Apalagi kalau pakai ijin atau sekedar tersenyumlah setelah memotretnya.

Setu-Bekasi 2017

Semangaat

BudiPurnomo [ founder   www.fotoindah.com  (belajar fotografi online)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s