My Street photography


Awalnya saya tidak terlalu tertarik dengan genre yang satu ini. Sy pikir agak nyeleneh dan biasa ajah. Dan di Indonesiapun, genre ini spertinya tidak terlalu berkembang pesat sperti foto makro, fashion, human interest, landscape atau arsitektur. Street foto, Saya melihatnya lebih seperti travel photography.

Sampai suatu saat, saya menemukan blog erickimphotography.com. Dia menjelaskan streetphoto dari awal sampe hal hal yg sangat filosofis dan mendalam. Sy baca habis tulisan erickim dan ulasannya mengenai para master streetphoto.

Pedagang di dalam pasar Pakem- Jogja 2017

Wooow! Ternyata persepsi dan pengetahuan saya selama ini tentang  streetphoto salah banget. Dan hebatnya. Saya langsung jatuh cinta pada street photo. Sy jadi setuju dengam erickim… foto street itu unik, tidak bosenin, dinamis dan tidak dapat diulang lagi…. banyak cerita dibalik karya fotonya. Apalagi ada bab decisive moment!

Pasar Pakem-Jogja 2017 (di bawah tenda)

Dinamic composition! ini bab yang sangat mengguncang paradigma saya dalam berfotografi. Banyak aturan baku komposisi jaman old yg malah harus langgar utk buat hasil foto yang dinamis. Tapi itu yang membuat gelora fotografi saya membara lagi.

Yess…. saya antusias sekali. Sy jadi semangat utk berfotoria lagi… hanya sekarang urusannya jalan kaki di area area yang saya ingin foto. Ketemu moto orang asing, perhatikan bayangan, tembok, lampu lampu, kaca, billboard dan toko dll.


Lapangan dukuh zamrud-Bekasi 2017

Beberapa  bulan terakhir ini, saya  fokus hanya street photo saja. Semua teori komposisi ala street photo dan hasil2 foto para master saya pelajari dan langsung jadikan self project utk dipraktekkan…

Ternyata…… sangat menantang dan sangat tidak mudah. Semua berhubungan dengan orang asing, keberanian, keunikan, dan banyak lagi deh… dan in syaa Allah lebih sehat karena banyak jalan kaki menyusuri jalan jalan.

Semangaat

BudiPurnomo

founder   www.fotoindah.com  (belajar fotografi online)

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s