Ulasan singkat 5 Foto peserta lomba


Seperti yang sudah saya janjikan dalam tulisan sebelumnya. Saya akan mengulas 5 dari 14 foto yang ikut lomba foto dalam rangka outing Borobudur dan Taman Safari Indonesia PT Fukusuke Kogyo Indonesia.

Ulasan bersifat sangat subjektif, hanya dari kaca mata dan pengetahuan fotografi saya seorang. Parameter yang saya jadikan acuan untuk mengulas dan menilai adalah Tema, Teknis, Konsep dan Konten Foto.

Salah satu dari 5 foto yang akan saya ulas, adalah Foto yang menjadi Juara dalam Lomba Foto ini. Berikut ulasan fotonya.

Foto 1

img-20160914-wa0014

Tema foto ini cocok banget dengan yang diusung panitia. Jadi nilainya maksimum untuk tema. Teknis foto cukup baik dari segi ketajaman dan pencahayaan. Nilai agak kurang dalam foto ini terkait dengan ketelitian sang pemotret. Lihat logo TSI agak terpotong pada sisi kanan foto. Perhatikan juga, model yang paling kiri, sepertinya agak terpejam, padahal 3 model lainnya sudah berpose dengan pandangan ke kamera. Konsep dan konten foto juga agak lemah. Karena foto grup seperti ini, sudah sangat sering kita lihat. Bahkan sudah menjadi “standar” apabila mengunjungi tempat wisata. Foto seperti ini biasanya hanya akan menarik perhatian, bagi orang yang difoto atau orang lain yang punya “rasa tertentu” pada salah satu model foto di atas…hehehe

Foto 2

img-20160914-wa0004

Tema foto sudah sesuai banget dengan kriteria panitia (harus ada Candi Borobudur dan orang). Teknis foto standar saja. Ketajaman kurang, pencahayaan kurang baik. Perhatikan kelopak mata subjek terlihat hitam karena cahaya matahari (mendung) sepertinya dari atas. Yang menarik dari foto ini adalah konsepnya. Pemilihan sudut pandang yang tepat membuat foto menjadi berbeda. Subjek seolah-olah sedang memegang ujung stupa Candi Borobudur. Penempatan subjek foto juga cukup baik (tidak tepat berada di tengah-tengah bingkai foto). Sayang, emosi foto ini agak kurang. Mungkin karena ekspresi subjek yang cenderung datar-datar saja (apalagi gesture subjek, sepertinya terlalu kaku dan formal).

 

Foto 3

img-20160914-wa0003

Tema foto 3 sudah pas, jadi gak perlu dibahas lagi. Teknis foto cukup baik. Terutama adanya latar belakang yang masih mampu menampilkan detil perbukitan dan awan.  Konten foto juga menarik perhatian. Dua subjek utama yang tampil ceria, sangat mendukung pesan, bahwa outing itu ya harus ceria dan senang-senang. Memilih duduk di pinggir Stupa yang besar juga menjadi nilai sendiri. Hanya saja, secara komposisi menjadi terganggu dengan terpotongnya ujung stupa dan kaki ke dua model kita ini. Belum lagi ada 2 orang di sisi kanan foto (apalagi yang pakai baju terang) yang juga “cukup mengganggu” subjek utama kita.

Foto 4

img-20160914-wa0006

Foto 4 agak bermasalah dengan tema. Karena, hanya orang yang sudah kenal betul dengan Candi Borobudur sajahlah, yang tahu bahwa latar belakang foto ini adalah Candi Borobudur (apalagi latar belakangnya tampil agak ngeblur). Secara teknis, foto ini agak di atas rata-rata. Karena memotret malam hari, tentunya lebih sulit dibanding siang hari yang kaya akan cahaya. Dengan cahaya yang minim, sang pemotret berhasil menonjolkan subjek foto dengan baik dan tajam. Konsep foto ini tampak terencana, dengan subjek yang lengkap dengan busana jawa, blangkon plus bunga terselip di telinga. Ditambah lagi dengan lilin yang menyala di tangan. Hal yang mengganggu dalam menikmati foto ini adalah “latar belakang yang intensitas cahayanya lebih terang di banding subjek foto!”. Eh satu lagi, batang pohon yang disorot oleh lampu di sisi kanan bingkai foto juga ikut menambah gangguan fokus kita pada subjek foto.

Foto 5

img-20160914-wa0001

Tema foto 5 sudah cucok. Foto ini, agak membingungkan.  Bingkai foto ramai sekali, dan sulit sekali untuk fokus ke subjek foto. Dugaan saya, subjek utama fotonya adalah “mbak yang paling depan”.  Tapi, saya kok malah memperhatikan, latar belakangnya. Terutama orang-orang yang berpakaian dengan warna yang lebih cerah dari pada subjek utama. Ketajaman foto seperti kurang maksimal. Ide foto cukup menarik sebenarnya, subjek foto di tempatkan dengan posisi lebih rendah dari Candi Borobudur yang jadi latar belakang.

Ok, itulah ulasan singakat saya yang sangat subjektif dan apa adanya. Mohon maaf kalau kurang tepat. Mudah-mudahan bermanfaat dan bisa dijadikan pelajaran untuk “improvement”.

Oh, ya…saya juga akan memberikan penjelasan lebih detail pada saat “photo coaching clinic” di PT Fukusuke Kogyo Indonesia..weekend ini.

See you..

Yuuk, belajar fotografi online dengan modul yang komplet, jelas dan mudah di www.fotoindah.com

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s