Bersepeda santai ke Curug Cijalu


Alhamdulillah, dengan tanpa persiapan yang ribet, saya bersama beberapa tetangga di perumahan berangkat ke Curug Cijalu dengan tujuan ,gowes sambil motret-motret. Setelah loading 6 sepeda di dua mobil, kami berenam langsung berangkat ke Curug Cijalu-Wanayasa dari Bekasi.

Ketinggian 1300m dpl, Kawasan Wisata Curug Cijalu, jadi alternatif yang bagus cari kesejukan dari pada harus bermacet ria di Kawasan Puncak

Perjalanan Bekasi ke Curug Cijalu, tergolong mudah dan menyenangkan. Masuk jalan Tol Cikampek, terus menuju Cipularang dan keluar di Gerbang Jatiluhur.  Perjalanan dilanjutkan ke arah Wanayasa, dengan sedikit sekali hambatan (sedikit terhambat di Pasar Rebo, karena Angkot yang ngetem). Kondisi jalan menuju Curug Cijalu relatif mulus, walaupun jalan tergolong agak kurang lebar. Setelah melewati Situ Wanayasa, mobil berjalan agak pelan. Saya tidak hapal belokan ke arah Curug Cijalu. Maklum, tidak ada plang penunjuk arah. Saya hanya ingat, menuju curug cijalu, kita harus belok kanan sebelum ada orang-orang yang di tengah jalan minta sumbangan pembangunan Masjid. Jalan menuju Curug setelah belok kanan tadi, masih relatif bagus, hanya lebih kecil lagi, maklum, ini sudah masuk jalan kampung. Kiri kanan jalan kadang terhampar sawah dan pemukiman penduduk. Mobil diberhentikan oleh petugas loket di Pintu Gerbang bawah (pertama) dan kami harus membayar rp.8rb/orang dan rp.3rb/mobil. Nah, Jalan setelah pintu gerbang ini, agak parah kondisinya, selain sempit, kondisi aspal sudah 100% terkelupas, jadi kita harus ekstra hati-hati ditambah jalanan yang menanjak pula!

  Judulnya ” GOTRET””,..Gowes dan Motret   (3 foto  di atas Jepretan H.Tarno Setiadi)

Kami, unloading sepeda di vila Sentani Camping Ground . Setelah, sedikit pemanasan. Mulai deh. Gowes menuju Curug Cijalu yang berjarak hanya 3 km saja dari Vila Sentani. Jarak itu, terlihat pendek yah,…Tapi 500 meter pertama, kondisi jalan yang berbatu dan menanjak, menjadi hidangan pembuka yang langsung membuat ngos-ngosan…dan di area tertentu terpaksa TTB (TunTunBike). Sepeda sudah tidak mau jalan naik, karena jalan yang berbatu plus nanjak! 3 Km terasa jauuuh! Untungnya, kami berjalan di tengah-tengah kebun teh dan suhu udara yang sejuk…jadi ,walau beraat gowes nanjak, kami tetap enjoy dan selalu siap untuk motret dan dipotret!

Lagi motret difoto

300m sebelum Curug Cijalu, ternyata ada pintu gerbang lagi,…kami bilang, “sudah bayar dibawah”. Sebenarnya, kondisi jalan dari gerbang ke curug Cijalu, tidak layak untuk bersepeda, tapi sudah kepalang tanggung. Sepeda tetap kami tuntun melewati jalanan batu yang bertangga-tangga. Kami mau Sepeda juga sampai di curug.  Sebelum sampai curug Cijalu, kami sudah disuguhi hidangan pembuka yang eksotis, yaitu Curug Perempuan atau Curug Cibuntu. Curug dengan ketinggian sekitar 30m, tetapi sangat indah dan fotogenik walaupun kecil. Pokoknya curug kecil ini, sangat cocok untuk dipotret!

Curug Perempuan atau Cibuntu yang kecil tapi fotogenik,..200m sebelum Curug Cijalu

Setelah puas, perjalanan nuntun sepeda dilanjutkan ke Curug Cijalu. Curugnya cukup bersar dan tinggi (sekitar 70m), tetapi, sulit sekali memotretnya, karena…terlalu banyak orang …hehehe. Tapi, apapun itu, capeknya gowes, nanjak dan nuntun sepeda, langsung hilang setelah sampai tujuan dan membiarkan kaki terendam dinginnya air Curug Cijalu.

Perjalanan pulang dari Curug Cijalu ke Vila Sentani,…hehehe,,hanya 15 menit! karena, 90% perjalanan turun, jadi bisa agak ngebut walaupun agak ngeri karena kondisi jalannya yang berbatu. Sampai di Vila Sentani, kami bisa istirahat, mandi dan menikmati Singkong Goreng plus teh manis hangat suguhan Mang Ade…

Yuuk belajar fotografi yang efektif,  Saya sudah buatkan Modul khusus untuk anda, lihat caranya di  fotoindah.com

9 thoughts on “Bersepeda santai ke Curug Cijalu”

    1. Kayaknya klo bus besar ga bisa deh…karena jalannya sempit, agak menanjak dan berbatu sejak pintu masuk restribusi menuju curug (kurang lebih 2 km)…

      1. trus kalo pakai bus besar parkirannya di jauh ga bos dari curug cijalu, kira² brp kilo ya bos dari parkiran bus besar mnuju curug cijalu, mohon penceraannya bos, soal’a lebaran nanti sya mw tour k curug cijalu.

      2. Wah…lumayan jauh lho,…sekitar 4km dari pintu gerbang restribusi…mungkin klo mau pake bis kecil bisa sampai Curug cijalu (mungkin lho…)

  1. sebelumnya saya Koreksi Curug Cijalu ada masuk daerah Kabupaten Subang..tepatnya di kec. Serang panjang..bukan Wanayasa.Ada yang lebih bagus lagi dari curug Cijalu jaraknya sekitar 35 km-an kearah timur ..namanya curug Cileat tepatnya di Desa Mayang Kec. Cisalak masih di kab. Subang..kalau dari sini Bekasi jaraknya sekitar 160 Km an..Curugnya tinggi sekitar 80 m..cuma jalan menuju ke situ masih belum nyaman..cuma pemandangannya sangat bagus…

  2. Pak Budi yang di mulyakan Allah, sy mau ke sana pake AVANZA, kira2 jalannya memungkinkan ga ya ? dari parkir ke curug jauh ga yah ? klo ada minta no. hp. nya dong sekalian. P. Wawan Guru SMP 24 Tangerang

    1. Salam Kenal Pak Wawan…Insya Allah pakai Avanza bisa sampe ke Curug Cijalu walaupun jalannya agak rusak dan menanjak. Mobil bisa parkir di pintu masuk Curug. Selamat liburan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s