Motret Capung


Saya gak tahu ada berapa macem dan jenis capung, tapi yang jelas jumlahnya banyak dan dengan warna badan dan sayap yang berbeda-beda. Sehingga sangat layak sekali, capung kita jadikan subjek foto kita. Buatlah target hunting foto capung dengan sengaja! Rencanakan dan lakukan! Dijamin mengasyik dan seru.

Komunitas capung biasanya tidak jauh dari air. Banyak air, kemungkinan besar banyak kawanan capung. Biasanya capung hinggap di ranting-ranting kering di pinggir danau atau empang, sehingga relatif mudah bagi kita untuk mengambil gambarnya.

Yuuk belajar fotografi on line yang efektif..  Saya sudah buatkan khusus untuk anda, lihat caranya di  fotoindah.com

Agar hasil foto capung optimum, sebaiknya kita menggunakan lensa medium tele atau tele. lensa dengan kisaran 200-300 mm cukup ideal untuk hunting capung. Kalau anda punya extension tube (tabung persis seperti lensa, tetapi bolong tanpa optik sama sekali) lebih menguntungkan. Karena lensa tele ditambah ext tube, membuat pembesaran subjek foto yang sangat membantu untuk memotret subjek sekecil capung. Pemotretan sebaiknya dilakukan pagi atau sore hari, agar kontras tidak terlalu tinggi.

Berikut beberapa tips ketika hunting foto capung.

  • Gunakan lensa tele atau zoom
  • Menggunkan tripod lebih baik, agar hasil foto bebas getaran.
  • Gunakan speed yang tinggi sekitar 1/250 detik atau lebih cepat lagi, agar hasil foto tidak kabur karena getaran tangan kita
  • Tentukan tempat anda berdiam diri yang PW (posisi wuenak) dan banyak capung hinggap. Sabar lah, biasanya capung konsisten untuk bertengger di tempat yang itu-itu saja.

Yuuk belajar fotografi on line yang efektif..  Saya sudah buatkan khusus untuk anda, lihat caranya di  fotoindah.com

untuk yang ini motretnya di tambah dengan flash kecil.

  • Pastikan area yang anda incar fokus dan setajam-tajamnya. Area yang anda incar, bisa ekor, sayap, badan atau kepala capung.
  • Jangan sepelekan latar belakang! jangan hanya terfokus pada capungnya saja! pastikan latar belakang mendukung dan menonjolkan capung yang anda foto. Bila perlu pindah lokasi untuk mendapatkan sudut pandang dengan latar belakang yang lebih baik.
  • Saya selalu punya moto, “Foto terbaik susah di dapat dari hanya satu jepretan saja!”. Jangan irit memotret, berondong subjek anda dengan berbagai ukuran pencahayaan dan sudut pandang.
  • Hati-hati, jangan sampai anda kecemplung di danau/empang,…karena kamera anda tidak suka air masuk ke dalamnya!
  • Nikmati sesi memotret dan keindahan capung yang hebat itu!

Yuuk belajar fotografi  on line yang efektif…  Saya sudah buatkan khusus untuk anda, lihat caranya di  fotoindah.com

11 thoughts on “Motret Capung”

    1. Mas Ali Nur, kalo lensa panjang kita perlu speed yang cepat misal 1/400 detik agar hasil tidak blur karena getaran tangan kita. Bagusnya pake tripod atau monopod…coba lagi deh!

    1. klo ada dana, beli lensa 70-200 atau 80-200 dengan f/2,8…biar agak mahal, tapi kualitas optiknya bagus dan multi fungsi Pak Hendra …bisa buat motret capung, portrait, pemandangan, olah raga dan makro (tambah extension tube)…(hehehe, ngeracunin nih…)

      1. Gimana mas Budi dengan Tamron AF 70-300 mm atau Sigma AF 70-300 mm yang lebih cocok dengan Canon EOS 550 D ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s