Sesi Motret ketika berhaji atau umroh…


(Masjid Nabawi dan MasjidGhomamah yang terletak tidak jauh dari Masjid Nabawi_Madinah)

Sebentar lagi, bulan haji akan tiba !

Tidak ada salahnya, kalau kita berangkat untuk beribadah haji atau umroh, tetap membawa perlengkapan fotografi. Kan Fotografi itu adalah membeku kan waktu, jadi biar ada penggalan waktu yang terdokumentasi dan bisa menjadi kenang-kenang bagi kita atau sanak saudara kita. Siapa tahu, Insya Allah, dari foto-foto kita, bisa menggerakkan orang lain untuk segera pergi beribadah haji atau umroh.

(Kota Madinah dari kamar hotel dan pedagang kaki lima di trotoar jalan di Madinah)

Tips sy untuk perlengkapan fotografinya adalah sbb:

1.  satu DSLR dan 1 kamera digital pocket/prosumer (untuk cadangan)

2. Karena pertimbangan fleksibelitas dan kemudahan, sebaiknya Lensa cukup bawa 2 jenis lensa vario (lensa yang panjang fokalnya bervariasi) saja, yaitu wide dan tele ….wide bisa range 11 s/d 35 mm dan tele bisa dalam range 70-200 mm.

3. bawa flash kecil boleh dan sangat membantu, untuk fill in flash.

4. Bawa cleaning kits yang simpel ajah (spt tissue atau kuas pembersih lensa atau blower kecil) dan jangan lupa charger untuk batery anda.

5. Bawa memori card (SD atau CF) cadangan.

6. Bawa tas kamera yang sekecil mungkin, tetapi muat untuk semua peralatan anda.

(Jamaah sholat ashar dan magrib di Masjidil Harom_Mekkah)

Selanjutnya, tinggal buat aturan dulu: ibadah yang pertama,,,,motret-2 yang berikutnya. Dan yang harus di ingat, sebaiknya patuhi aturan yang ada di sana, terutama terkait dengan pembatasan area-2 yang memang di larang untuk memotret (misalnya di dalam masjid Al Haram dan Nabawi), sehingga kalau memang mau ke dalam masjid, sebaiknya kita tidak usah membawa perlengkapan memotret.

(Masjid Qishos-Jeddah dan Masjid Apung di Laut Merah_Jeddah)

Apa subjek foto di sana?

1. Kita dan keluarga

2. Masjid dan segala pernak-perniknya

3. Kegiatan masyarakat di sana

4. Arsitek atau bangunan selain masjid

5. dan banyak lagi yang lainya….

(Pintu masuk salah satu hotel di Madinah dan Ramainya suasana Ba’da Asyar di Mina)

Untuk pemotretannya, di sana, relatif mudah! apalagi kalau pagi atau sore hari…pakai saja fasilitas pengukuran program yang ada di kamera anda, karena secara umum gedung dan alam di sana sudah dalam range middle tone. Gunakan mode landscape untuk motret pemandangan atau arsitek atau orang, karena kita ingin semua area foto tajam dan jelas.  Tugas kita tinggal menentukan sudut pandang dan komposisi yang diinginkan agar foto-foto kita menjadi indah dan dapat menarik perhatian pemirsa.

Hm…Travel photography memang selalu menarik…apalagi untuk perjalanan haji atau umroh yang luar biasa itu.

Mau belajar fotografi murah dan efektif? saya sudah buatkan khusus untuk anda di fotoindah.com

2 thoughts on “Sesi Motret ketika berhaji atau umroh…”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s