Kuantitas dan Kualitas Cahaya


Sulit dibayangkan fotografi tanpa cahaya!! sepertinya tidak mungkin yah.  Karena istilah fotografi sendirikan berarti melukis dengan cahaya. Yang sering ditanyakan ke saya adalah gimana sih motret kok hasilnya bisa bagus dan hidup,,,cahayanya manteb bener. apakah cahaya-cahaya indah itu hanya milik para fotografer profesional saja??? Tentu saja, itu sangkaan yang salah dong, apalagi fotografi luar ruang…cahaya sudah tersedia bagi siapa saja!  hanya mungkin ketika kita memotret kurang observasi, kurang sabar, dan kurang elmu…

Kalau bicara mengenai cahaya, yang pertama, tentu terkait dengan kuantitasnya dahulu. apa sih kuantitas cahaya dikaitkan dengan fotografi?  Hal ini tidak lain adalah terkait dengan alat ukur pencahayaan yang ada di kamera kita. kuatitas cahaya dalam kamera kita dinyatakan dalam ukuran-ukuran aperture, speed dan iso. Nah untuk itu perlu dipelajari masing-masing elemen itu dalam mempengaruhi hasil foto kita. Karena dengan mengelola kuantitas cahaya yang baik tentunya secara teknis kita akan dapat menghasilkan foto yang baik pula.

foto diri!

Selanjutnya yang perlu kita perhatikan tentunya bukan hanya kuantitas . Kita juga perlu memperhatikan kualitas cahaya itu sendiri. Kualitas cahaya biasanya sangat mempengaruhi mood dan greget hasil foto kita. Nah, bicara kualitas cahaya dalam fotografi biasanya terkait dengan arah datang cahaya dan suhu cahaya tersebut.  Arah datang cahaya sangat mempengaruhi reaksi dan emosi pemirsa foto kita. Begitu juga dengan suhu warna. Misalnya, Warna-warna merah, oranye dan kuning lebih memberi kesan hangat dan gairah. Warna hijau dan biru memberi kesan segar dan kesejukan.

pulang melaut

Bagaimana kita mendapatkan kualitas cahaya yang baik untuk hasil foto kita?  Kuncinya cuman satu. Mau belajar dan bersabar. Misalnya,  kalau mau mendapat suhu warna yang hangat, datanglah ke suatu tempat lebih pagi lagi (bila perlu sebelum matahari terbit) atau malah datang sore (menjelang matahari terbenam).  Kendalanya, biasanya waktu kita berkunjung ke suatu area dengan panorama indah, kita datang sudah siang dan maunya langsung jepret-jepret …hehe. Padahal para fotografer lain, mereka bersusah payah bermalam di sana hanya untuk dapet cahaya pagi yang hangat serta dapat bonus langit biru yang cerah. …

matahari pagi

Jadi sebenarnya, tidak ada rahasia dibalik karya foto yang indah (terkait dengan cahaya!).  Mau lebih bersusah payah sedikit, karena waktu foto yang baik adalah waktu di mana objek-2 wisata masih tutup (subuh s/d jam 8 pagi) atau sudah tutup (jam 5 sore ke atas). Ok..semoga bermanfaat.

Mau belajar fotografi murah dan efektif? saya sudah buatkan khusus untuk anda di fotoindah.com

3 thoughts on “Kuantitas dan Kualitas Cahaya”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s