Pencahayaan Yang TEPAT!


Topik ini merupakan hal paling hangat dibicarakan oleh para hobiis fotografi. Apalagi, mereka yang mulai serius menekuni fotografi. Walaupun teknologi digital membuat kita dapat melihat hasil foto secara real time. Tetapi masalah pencahayaan yang tepat, masih saja menjadi topik yang menarik untuk dibicarakan. Begitu juga dengan cara pengukurannya! Dengan manual atau program? Pokoknya ujung-ujungnya, topik pencahayaan masih relevan menarik untuk didiskusikan.

Terus ada pertanyaan: apakah kamera yang canggih menjadi jaminan terciptanya pencahayaaan yang tepat? Apakah harus DSLR? Apakah mungkin kamera hybrid/prosumer bisa memberikan pencahayaan yang tepat? Dan mungkin masih banyak lagi pertanyaan seputar pencahayaaan yang tepat.

Mari kita mulai membahasnya secara awam. Saya setuju dengan pendapat John Saw (nature fotografer). Ia bilang, Pencahayaan yang tepat adalah Kondisi di mana foto yang dihasilkan sesuai dengan keinginan fotografernya! Lho kok? Subjektif dong. Ya,, memang subjektif. Ambil contoh misalnya kita memotret suasana dipagi hari. Tentunya sebelum memotret, kita sudah membayangkan hasil foto seperti apa yang diinginkan. Apabila saya ingin menampilkan langit biru yang cerah, maka tentu ukuran pencahayaaan yang jadikan patokan adalah langit. Hasilnya, lagit akan tampil pada tone warna yang sesuai (biru cerah pas_tidak terlalu gelap dan tidak terlalu terang). Dalam foto itu, bisa jadi objek lain akan tampil redup bahkan gelap. Tidak perduli, karena fokus pada langit, maka foto itu telah tepat pencahayaaannya bagi sang fotografer. Tentu lain lagi hasilnya bila, sang fotografer akan menonjolkan suatu subjek foto yang berada di daratan. Hasilnya, subjek foto tersebut akan berada dalam tone yang tepat, tetapi langit mungkin akan tampil terlalu cerah bahkan menjadi putih. Kembali lagi, tidak perduli. Itu pasti pencahayaaan yang tepat bagi fotografer tersebut.

Dari ilustrasi di atas, maka pencahayaaan yang tepat adalah apabila tone subjek foto kita pas sesuai keinginan kita. Pencahayaaan disebut berlebih (over) apabila tone subjek foto kita terlalu terang. Dan sebalikanya pecahayaan disebut kurang (under) apabila tone subjek foto kita terlalu gelap. Huihhh… selesai juga pembahasan topik sederhana yang sulit ini…semoga bermanfaat.

tree-children

3 Bocah”…Foto ini diambil pada pagi hari yang cerah tetapi berkabut. Waktu itu, banyak sekali kondisi pencahayaan atau hasil foto yang dapat dibuat. Semua tergantung kita. Karena saya ingin, menampilkan siluet dari 3 anak-2 ini, maka ukuran pencahayaannya yang saya pakai yang ke arah itu. Inilah pencahayaan yang tepat untuk foto ini sesuai dengan keinginan saya…Mungkin kalau anda yang disana, lain lagi “subjek foto” yang ingin anda tonjolkan. Itulah indahnya fotografi.

backlit

” Pucuk Harapan”…Ini adalah pucuk pohon Lengkeng. Foto saya abadikan pada pagi hari yang cerah. Ini ukuran yang tepat menurut saya, karena saya ingin menampilkan pucuk lengkeng ini dengan teknik “back lighting” (lihat artikel terkait). Dan ukuran pencahayaan untuk foto ini tentu tidak bisa dijadikan patokan untuk motret objek dan tujuan yang lain. Walaupun lokasi, objek foto, waktu foto dan dengan kamera yang sama.

Ingin belajar fotografi online yang murah dan effektif ? saya sudah buatkan khusus untuk anda di fotoindah.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s